FPIB © All rights reserved
FPIB
  • Home
  • Artikel
  • Opini
  • Esai
  • Info
  • Berita
  • Ramadhan
  • About
Join Grup
FPIB
Join Grup

Berita

Home / Artikel / Berita
09Jul

Rihlah Ruhaniyah Bersama FPIB

9 Juli 2024 buutsfpib Berita 133
Rombongan Rihlah Ruhaniyah FPIB 2024
Rombongan Rihlah Ruhaniyah FPIB 2024

Pada hari Senin, 8 Juli 2024, Forum Pelajar Indonesia Buuts (FPIB) mengadakan kegiatan Rihlah Ruhaniyah bersama. Kegiatan ini mencakup kunjungan ke tiga makam ulama kenamaan: Makam Syekh Mutawalli Asy-Sya’rawi, Makam Syekh Ahmad Badawi, dan Makam Syekh Ibrahim Ad-Dasuqi. Ketiga tokoh ini merupakan ulama terkemuka yang pernah dimiliki oleh negeri Kinanah.

FPIB menyediakan dua Coster (mini bus) untuk mengangkut thullab Azhar yang ingin mengisi hati mereka dengan cahaya spiritual dari makam para wali Allah. Setiap Coster membawa 20 banin dan 23 banat menuju destinasi tujuan. Pada pukul 06.44, kedua Coster berangkat dari Buuts menuju makam Syekh Mutawalli Asy-Sya’rawi di provinsi Dakahlia. Perjalanan memakan waktu 1 jam 40 menit.

Setibanya di makam Syekh Mutawalli, para peziarah membacakan surat Yasin, tahlil, dan doa untuk kelancaran dalam menuntut ilmu di negeri para nabi ini. Setelah pembacaan doa, Ahmad selaku tour guide memberikan pemaparan singkat mengenai biografi Syekh Mutawalli. “Beliau sebenarnya ingin membantu bertani, tetapi orang tuanya menyuruhnya untuk melanjutkan sekolah di Al-Azhar,” ungkap Ahmad. Dari sinilah lahir seorang mufassir terkemuka dari fakultas sastra.

Rombongan banin saat di makam Syekh Mutawalli

Setelah ziyarah di makam Syekh Mutawalli, rombongan melanjutkan perjalanan ke kota Tanta untuk mengunjungi makam Syekh Ahmad Badawi. Rombongan berangkat pada pukul 09.31 dan tiba pada pukul 10.38 setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam. Di depan makam Syekh Ahmad Badawi, rombongan kembali membacakan Yasin, tahlil, dan doa. Setelah ritual selesai, Ahmad Ayisy membacakan biografi Syekh Ahmad Badawi. “Beliau termasuk salah satu wali Quthb yang tertulis dalam kitab-kitab turats. Haul beliau adalah haul terbesar kedua setelah Sayyidina Hussein,” jelas Ahmad.

Ahmad ketika menjelaskan biografi Syekh Ahmad Badawi. Ahmad dikelilingi rombongan dan pribumi sekitar yang penasaran dengan penjelasannya

Perjalanan dilanjutkan pada pukul 12.06 menuju kota Dasuq, tempat Syekh Ibrahim Ad-Dasuqi dimakamkan. Jarak dari kota Tanta ke Dasuq adalah 57 km, yang membutuhkan waktu hampir 2 jam. Setibanya di Dasuq, rombongan diberi waktu satu jam untuk menuntaskan hajat seperti makan, minum, dan menggunakan fasilitas kamar mandi. Setelah itu, rombongan kembali membacakan Yasin, tahlil, serta doa di makam Syekh Ibrahim Ad-Dasuqi. “Desa beliau ini, kanan-kiri rajin ibadah dan membaca Al-Quran. Ketika ada yang tidak rajin, maka akan malu dengan sendirinya,” ungkap Ahmad sebagai tour guide.

Rombongan banat di depan makam Syekh Ibrahim Ad-Dasuqi

Waktu pulang tiba pada pukul 16.15, rombongan berangkat menuju kota Kairo. Mereka menempuh jarak 173 km dengan waktu tempuh total 4 jam. Rombongan sempat berhenti di daerah Tanta untuk menuntaskan hajat mereka. Perjalanan dikawal penuh oleh polisi, baik di depan maupun di belakang, sejak dari makam Syekh Ahmad Badawi di Tanta. Pulang-pergi dikawal oleh tiga mobil polisi yang selalu bergantian di setiap pos wilayahnya. Akhirnya, rombongan sampai di Buuts pada pukul 20.25.

Reporter : Gaza Satria Lutfi
Editor: Dimas Dwi Gustanto

Read more
01Jul

Sekolah Literasi Bersama FPIB

1 Juli 2024 buutsfpib Berita, Info 138

Buuts, Kairo – Forum Pelajar Indonesia Buuts (FPIB) menyelenggarakan Sekolah Literasi di Aula Wafa’ Madinatul Buuts Al-Islamiyyah untuk para pelajar Indonesia pada hari Ahad (30/6).

Kegiatan ini dihadiri oleh ketua FPIB, Arya Wira Nugraha, Sayyida Aisyah Zahira, dan Anisa Nurul Hidayat serta Sekjen FPIB, Akmal Faris Itsarrozan. Pemateri dalam kegiatan Sekolah Literasi yaitu Muhammad Aulia Rozaq (Pembimbing Karya Tulis Ilmiah di Sekolah Pemikiran Islam (SPI)) dan Ainul Mamnuah (Pimpinan Umum Bedug Media 2023/2024).

Acara ini diadakan selama 4 hari bertepatan dengan selesainya kegiatan akademik di Universitas Al-Azhar Kairo. Peserta Sekolah Literasi meliputi mahasiswa Al Azhar yang tergabung dalam Forum Pelajar Indonesia Buuts (FPIB). Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah untuk memudahkan para mahasiswa dalam membaca, melatih berpikir kritis, dan menuangkan isi pikiran dengan cara yang elegan, indah, dan tertata.

Ada 4 materi utama yang terbagi menjadi 4 hari acara, yaitu 1) Metode-Metode Membaca, 2) Warta, 3) Artikel Populer Ilmiah, dan 4) Dasar-Dasar Penelitian.

Muhammad Aulia Rozaq membawakan materi hari pertama bertemakan “Metode-Metode Membaca”

Pelaksanaan Sekolah Literasi ini sendiri diharapkan bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga tentang memahami, menginterpretasi, dan menerapkan informasi dalam kehidupan sehari-hari. Serta untuk membuka pengetahuan, mengembangkan pemikiran kritis dan membuat keputusan dengan bijak.

Reporter : Dimas Dwi Gustanto

Read more
24Nov

Ruwaq Bu’uts: “Prioritaskan yang Sulit didapatkan di Indonesia”

24 November 2023 buutsfpib Berita 185

Mahasiswi Strata 2 jurusan Aqidah Universitas Al-Azhar Kairo, Fina Nahdiyanna mengungkap pentingnya turots sebagai sumber khazanah keilmuwan islam dengan upaya membangun kemampuan dalam memahaminya, menjadi hal yang mesti diprioritaskan mengingat sulitnya mendapatkan hal tersebut di Indonesia.

“…Di Mesir ini banyak yang bisa kita ambil, yang mana nih yang diprioritaskan? prioritaskan sesuatu yang kalian susah dapetin itu di Indonesia. Salah satunya adalah cara bener-bener memahami turots. Di Indonesia ada, tapi mungkin ga sebanyak disini…” tegasnya sebagai pemateri dalam penutupan RUBU’ (Ruwaq Bu’uts) dengan daurah ilmu mantiq yang membahas kitab Idhohul Mubham min Ma’anis Sullam pada Kamis (23/11/2023) di Gurfah Muthalaah lantai 2, Imarah 3, Bu’uts Banat.

Fina juga menegaskan urgensinyamembangun kemampuan dalam memahami turots ini, “…turots itu adalah bikinannya ulama kita (dahulu) yang pikirannya lebih jernih (tidak tercampur dengan syubhat yang ada) dan turost itu uslubnya konsisten sama yang namanya mushtholahat untuk mengekspresikan terhadap sesuatu.  Jadi, kalau diturots itu kita ga hanya sekedar belajar doang, turots itu tanpa kita sadari dia membentuk karakter kita. Kita jadi teliti, sabar, dan istiqomah…” terangnya.

Selain itu ia menambahkan tentang bagaimana turots meski kuno secara umur namun dapat menjawab syubhat-syubhat yang terjadi, “dan syubhat zaman sekarang sebenarnya sudah dibahas oleh ulama kita di turots. Namun, tidak semua orang bisa paham turost. Berarti turots itu cuma kuno secara umur doang, tapi secara maklumat dia visioner…” pungkasnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan hadiah kepada peserta yang terbanyak menghadiri pertemuan dalam daurah tersebut lalu kegiatan keakraban dengan makan bersama yang sekaligus menjadi penutup rangkaian RUBU’ 2023.

reporter: Aisy Nabila Munawwarah

editor: Muhammad Aulia Rozaq

Read more
12Nov

Seminar Peradaban Islam: Sejarah Sebagai Dokumentasi Terhadap Kebijakan-Kebijakan di Masa Kini dan yang Akan Datang

12 November 2023 buutsfpib Berita 168

Seminar Peradaban Islam yang diadakan pada hari Sabtu (11/11/2023), merupakan hasil kolaborasi antara Kajian Arrazi dan Divisi Keilmuan FPIB. Seminar yang mengundang ustadz Indra Gunawan LC, M.A sebagai pemateri mengangkat dua tema; 1. Kronologi Islam 14 Abad; Jatuh Bangun Dinasti & Data Fakta Peristiwa Bersejarah, 2. Sejarah Mesir Islam; Jejak Peradaban & Peninggalan Wisata dan Ziarah.

Fajar Ilman selaku ketua Arrazi menyampaikan pentingnya sejarah dalam sambutannya, “Ilmu-ilmu yang sudah ada sejak dulu, strategi perang, dan kejadian penting lainnya dibungkus dalam sejarah. Sejarah sebagai dokumentasi terhadap kebijakan yang diambil masa kini dan di masa yang akan datang”.

Seminar yang diadakan dalam dua sesi tersebut juga diselingi dengan pertanyaan yang dijawab oleh para peserta dalam lembaran soal yang dibagikan sebelum lanjut ke tema berikutnya.

Indra Gunawan sebagai pemateri menyampaikan, bahwa waktu yang di berikan sebenarnya tidak cukup untuk membicarakan peristiwa dalam 14 abad, “Makanya yang kami berikan itu sebagai pemantik, sekedar provokasi dan hasutan, agar teman-teman setelah itu mau untuk punya rasa gelisah, punya rasa ingin tahu terhadap materi ini”, 0jelasnya.

Seminar yang diadakan tak hanya diperuntukkan warga FPIB dan anggota kajian Arrazi, tapi juga terbuka untuk umum. Salah satunya dihadiri oleh mahasiswi berkebangsaan Mesir.

reporter: Nidya Al Khairi

editor: Muhammad Aulia Rozaq

Read more
11Nov

Ruwaq Bu’uts: Dari Metode ICMI Menuju Paham Ilmu Mawarits

11 November 2023 buutsfpib Berita 114

Metode ICMI (Ikatan Cendekia Muslim Indonesia) menjadi salah satu metode pendekatan pondasi dasar ilmu mawarits yang sebagian orang dianggaap rumit ini menjadi mudah dengan konsep bagan praktis.

“…itu kadang kalau kita baca buku, kadang-kadang bingung yaa, ini ini gimana. Makanya lebih enak kalau dipetain” tegas Miftah Nabila selaku pemateri dalam penutupan RUBU’ (Ruwaq Bu’uts) yang membahas ilmu mawarits menggunakan metode ICMI pada Selasa (07/11/2023) di Gurfah Muthalaah lantai 2, Imarah 3, Bu’uts Banat.

Pemateri juga menambahkan agar dauroh tersebut dapat menjadi tangga awal menuju paham ilmu mawarits pada tangga berikutnya, “…kalau mau belajar lebih lagi, naik ke Rohabiyyah, kalau mau naik lagi, baca syarah-syarahnya, hasyiah-hasyiahnya” ujarnya.

“ternyata seru belajar ilmu mawarits walaupun kadang pusing dikit, saking serunya kadang ga sadar kalau 2 jam sudah kelewat gitu aja…” tambah Zulfa Yustiananda sebagai peserta.

Kegiatan yang telah sukses dilaksanakan sebanyak 10 pertemuan tersebut, ditutup dengan penyerahan penghargaan pada Zulfa Yustiananda sebagai peraih nilai tertinggi dan Novia Ringinawati sebagai peserta teraktif.

reporter: Aisy Nabila Munawwarah

editor: Muhammad Aulia Rozaq

Read more
25Sep

Ruwaq Bu’uts: Begini Cara Mudah Memahami Ilmu Mawarits

25 September 2023 buutsfpib Berita 107

Mahasiswi strata 2 Universitas AL-Azhar Kairo, Miftah Nabila, menyebut belajar ilmu mawarits yang bagi sebagian orang dianggap rumit ini bisa menjadi mudah melalui pendekatan metode ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia).

“Kalau untuk hitung-hitungan, memang ICMI sih yang menurut ana paling memudahkan…” tegasnya selaku pemateri di gelaran perdana RUBU’ (Ruwaq Bu’uts) yang membahs ilmu mawarits menggunakan metode ICMI di Gurfah Tilfaz, Imarah 3, Bu’uts Banat, Sabtu (23/09/2023).

Menurutnya, ilmu mawarits yang memiliki konsep hitungan seperti matematika tersebut akan lebih mudah dipahami dan diingat jika pendekatannnya melalui bagan yang praktis, yang juga merupakan kelebihan dalam metode ini.

“…beliau mempermudahnya itu, karna beliau membuat syajaroh (bagan) yang membuat kita lebih mudah untuk mengingat. Karna kita ga baca, tapi kita langsung ngafal. Tapi kalau kita baca buku itu kan susah buat ngebayangin…” terangnya.  

Adapun kegiatan yang akan mengupas segala hal yang berkaitan mengenai harta warisan tersebut, akan diadakan setelah sholat maghrib setiap Jum’at dan Sabtu.

reporter: Aisy Nabila Munawwarah

editor: Muhammad Aulia Rozaq

Read more
23Sep

Seminar Kepengurusan Jenazah: Bekal Pulang Kampung

23 September 2023 buutsfpib Berita 118

Seminar kepengurusan jenazah baru saja selesai diselenggarakan oleh Divisi Keilmuwan FPIB pada Kamis (21/09/2023) di Sekretariat Al-Quds, Darrasah, Kairo.  Diselenggarakannya acara yang tak hanya ditujukan untuk mahasiswa tingkat akhir tersebut menjadi bekal ketika pulang kampung bagi warga FPIB, mulai dari hal-hal yang terkait sebelum kematian, setelah kematian, hingga hukum takziah dan ziarah.  

Abdul Rahman Taufiq selaku pemateri yang juga merupakan mahasiswa strata 3 jurusan fiqh Universitas Al-Azhar Kairo mengingatkan pentingnya mengimbangi pemahaman materi kepengurusan jenazah dengan latihan praktek yang benar, “…kawan-kawan semuanya banyak yang sudah paham dengan teori, karna sudah ada yang bermulazamah dengan masyayikh atau sudah tingkat 4. Maka, untuk teori insya allah aman. Tapi, untuk aplikasinya kadang kita masih belum mampu…” tegasnya.

Disamping itu, ia juga menambahkan, “…Dengan dauroh ini, semoga bisa jadi bekal buat teman-teman kalau pulang kampung diminta untuk menyelenggarakan jenazah.” ujarnya.

Acara yang diawali dengan penyampaian materi kemudian praktek tersebut memberikan dampak positif bagi peserta, terlihat dari antusias dan keaktifan peserta dalam sesi praktek hingga banyaknya pertanyaan yang diajukan diakhir acara. 

reporter: Aisy Nabila Munawwarah

editor: Muhammad Aulia Rozaq

Read more
19Agu

Tidak Seramai Tahun Sebelumnya, Perayaan HUT ke-78 RI Bersama FPIB Tidak Kalah Meriah

19 Agustus 2023 buutsfpib Berita 119

Dalam rangka memperingati kemerdekaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-78. FPIB menyelenggarakan upacara kemerdekaan di Stadion Madinatul Bu’uts Al-Islamiyah pada Kamis (17/08/2023). Hadir pada kegiatan ini Wakil Presiden PPMI, perwakilan Wihdah, serta segenap warga FPIB. Meski tidak seramai tahun sebelumnya, perayaan kemerdekaan bersama FPIB tetap meriah dengan serangkaian kegiatan, mulai dari upacara kemerdekaan, aneka perlombaan antar angkatan, doorprize dan hadiah bagi pemenang, hingga persembahan video musik yang menambah meriah dan semakin menggugah semangat yang juga selaras dengan tema kemerdekaan tahun ini, “terus melaju untuk Indonesia maju”.

Ainul Mamnu’ah selaku Ketua 3 FPIB mengomentari hal tersebut, “Alhamdulillah acaranya lancar, terus antusias teman-teman juga luar biasa. Walaupun ga sebanyak tahun kemarin, karna banyak yang pulang, banyak yang ke Alex (Alexandria), banyak yang daurah, banyak yang umroh, tapi tetap seru sihh.” Ujarnya.

Diketahui, persembahan video musik dari FPIB dengan judul “Untuk Negeri” yang ditayangkan perdana pada 15.45 CLT/19.25 WIB di akun YouTube Bu’uts Indonesia menjadikan peringatan kemerdekaan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Tak hanya hal itu, aneka perlombaan antar angkatan yang juga dimeriahkan dengan keikutsertaan Wakil Presiden PPMI dalam lomba tarik tambang, kemudian penyerahan hadiah bagi pemenang, serta sejumlah doorprizepun menambah semarak dan semangat kebersamaan yang sekaligus menutup kegiatan.

Reporter: Aisy Nabila Munawwarah

Editor: Muhammad Aulia Rozaq

Read more
16Agu

Ruwaq Bu’uts: Mantiq yang Tidak Boleh Dilewatkan  

16 Agustus 2023 buutsfpib Berita 111

Ruwaq Bu’uts kembali hadir dengan daurah ilmu mantiq yang membahas kitab Idhohul Mubham min Ma’anis Sullam, dengan gelaran perdananya pada Senin (14/08/2023) di Ghurfah Muthala’ah Ardiyah, Imarah 3, Bu’uts Banat. Kajian yang akan dilaksanakan setiap Senin dan Kamis setelah sholat maghrib tersebut, menjadi agenda yang tidak boleh dilewatkan mengingat peranan ilmu mantiq dalam pengaplikasiannya untuk menjaga aqal dari kesalahan dalam berfikir, guna memahami Al-Quran dan Sunnah dengan benar melalui buku-buku karangan para ulama.

Fina Nahdiyanna sebagai pemateri yang juga merupakan mahasiswi strata 2 jurusan Aqidah Universitas Al-Azhar Kairo menegaskan, urgensinya membekali diri dengan ilmu mantiq ini, “…ketika baca buku para ulama yang didalamnya ada mustholah mantiqiyyah, yang mau gak mau (karna hal itu) kita harus belajar mantiq, agar kita bisa belajar terus. (sehingga) ga ada fase dimana kita berhenti belajar. karna (dengan mempelajari ilmu tersebut) kita nanti ada bekal untuk belajar sendiri…” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan untuk tidak menjadikan jurusan sebagai batasan untuk tidak mempelajari ilmu islam lainnya, “…Walaupun kita beda-beda jurusannya, tapi jurusan kita saling berkesinambungan. seperti kalung yang terdiri dari mutiara-mutiara yang saling berkesinambungan. Mutira itulah ilmu-ilmu yang harus kita pelajari agar pemahaman atas agama kita itu utuh…” ujarnya.

Selain daurah tersebut menjadi ajang pengenalan mahasiswi baru terhadap ilmu mantiq, daurah tersebut juga menjadi sarana pemantapan bagi mahasiswi yang sudah mempelajarinya sebelumnya.
 

Reporter: Aisy Nabila Munawwarah

Editor: Muhammad Aulia Rozaq

Read more
03Jul

Semarak Idul Adha, Jumlah Hewan Qurban Mengalami Peningkatan

3 Juli 2023 buutsfpib Berita 117

Perayaan qurban bersama FPIB pada Idul Adha tahun 1444 H baru saja dihelat pada Kamis (29/06/2023) dan Jum’at (30/06/2023). Semaraknya kegiatan yang diikuti seluruh warga FPIB tersebut, dimeriahkan dengan berbagai penampilan menarik hingga total hewan qurban yang mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun sebelumnya.

Kegiatan ini dimulai pada Kamis (29/06/2023), dengan pemotongan hewan qurban sejumlah 1 ekor sapi, 10 ekor kambing, dan 8 ekor domba. Sebuah angka yang menggambarkan peningkatan antusias warga dari tahun sebelumnya dengan total hewan qurban sebanyak 4 ekor kambing dan 10 ekor domba. Kegiatan ini ditutup dengan Open House dan Tasyakuran pada Jum’at malam (30/06/2023) yang menampilkan berbagai penampilan menarik seperti: Hadrah, Silat, dan Nasyid di Bustan Thal’at, Bu’ust Banin.

Ainul Mamnu’ah selaku Ketua 3 FPIB berharap dengan terlaksananya kegiatan tersebut dapat memberikan kesan baik pada perayaan Idul Adha tahun ini, “…Semoga orang-orang punya kesan bagus dengan Idul Adha dan Open House kali ini,” ujarnya.

Kemeriahan acara tersebut tak hanya dinikmati oleh warga FPIB. Pasalnya, beberapa pelajar dari berbagai negara juga ikut menikmati kegiatan tersebut yang turut mengelilingi lapangan bahkan dari kejauhan.

Reporter: Aisy Nabila Munawwarah

Editor: Muhammad Aulia Rozaq

Read more
  • 12345…7
Logo FPIB Kecil Web

FPIB (Forum Pelajar Indonesia Bu’uts) merupakan forum sosial yang mewadahi seluruh pelajar Indonesia yang terdaftar di Madinatul Bu’uts Al Islamiyyah.

FPIB © All rights reserved

Kategori

  • News
  • Info

Info

  • Ijroat Adventure Minhah Dakhili
  • Ijroat Adventure Minhah Khoriji
  • Taqdim Minhah

Tentang Kami

  • About FPIB
  • Kontak