FPIB © All rights reserved
FPIB
  • Home
  • Artikel
  • Opini
  • Esai
  • Info
  • Berita
  • Ramadhan
  • About
Join Grup
FPIB
Join Grup

Berita

Home / Artikel / Berita
16Feb

Kebangkitan Pengurus Baru FPIB, Potensi Jadi Fokus Utama

16 Februari 2026 Hasna Nadhifa Berita 19

Nasr City, Kairo – Pengurus Forum Pelajar Indonesia Buuts (FPIB) periode 2025-2026 resmi dilantik di Wisma Nusantara (Rab’a), Ahad (15/2/2025). Kegiatan pelantikan dibuka oleh Kepala Dewan Pengawas Organisasi, Rafi Satrio Putra. Acara juga dihadiri oleh Ketua Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI), Ketua Wihdah, serta perwakilan Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kairo.

“Agenda besar tahunan ini menjadi tonggak sejarah baru dalam tanggung jawab pembinaan dan pengembangan potensi dengan penuh integritas, komitmen, dan semangat berkolaborasi,” ujar Rafi Satrio Putra.

Selain itu, juga dilantik Badan Usaha Milik FPIB (BUMF). “Hal ini mencerminkan komitmen teguh terhadap prinsip kemandirian dan ekonomi produktif, sehingga kedua organisasi ini dapat berjalan beriringan,” ungkap Arya Wira Nugraha selaku Senior FPIB.

“Kemitraan strategis komprehensif antara FPIB dan BUMF menjadi salah satu pilar penting bagi stabilitas dan kerjasama di satu kawasan,” ungkap Perwakilan Atdikbud Fauzan Mustafa, Lc., sebagai Senior Buuts sekaligus, beliau juga bercerita mengenai masa lalunya di Madeenat Buuts dan memberikan pesan: “Saklar-saklar atau potensi-potensi di Buuts jangan dimatikan dan jangan sampai mati.”

Acara pelantikan yang berlangsung sukses dan lancar sesuai jadwal, hal tersebut mendapat apresiasi dari Dewan Pengawas Organisasi dan para senior FPIB atas dedikasi dan keseriusan panitia dan Dewan Pengurus Baru dalam menyelenggarakan acara tersebut.

by: Aisharullisan

Read more
22Sep

Diaspora Indonesia Bahas Peran Strategis dalam Membangun Negeri: Fajruna Batch ke-7 di Kairo

22 September 2025 buutsfpib Artikel, Berita, Esai, Info 15

Kairo, 21 September 2025 — Sore itu, langit Kairo perlahan meredup, menyisakan sinar matahari yang hangat di halaman hijau Bustan Thol’at, Madinatul Buuts. Permadani terhampar, dan beberapa mahasiswa Indonesia duduk rapi melingkar. Tidak ada panggung megah, tidak ada peralatan mewah. Namun suasana diskusi yang berlangsung justru penuh khidmat, sarat semangat, dan kaya gagasan.

Forum bulanan Fajruna kembali hadir. Kali ini, Fajruna Batch ke-7 mengangkat tema yang menyentuh inti kesadaran mahasiswa perantau: “Potensi dan Peran Diaspora Indonesia dalam Membangun Negeri dari Luar Negeri.”

Acara yang dipandu oleh Ustadz Khubaib ini menghadirkan dua narasumber utama. Ustadz Ach. Muhajir membawakan paparan dengan sudut pandang syariat, sementara Ustadz Ihsanul Fikri menyoroti potensi dan dimensi sejarah diaspora. Diskusi berjalan dinamis; para peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif bertanya dan berdialog, menciptakan ruang interaksi intelektual yang hangat.

*Diaspora dalam Tinjauan Syariat: Warisan Sejak Rasulullah*

Dalam sesi pertamanya, Ustadz Ach. Muhajir membuka cakrawala dengan membawa peserta kembali ke masa awal Islam. Ia menekankan bahwa fenomena diaspora bukanlah hal baru. Sejak zaman Rasulullah SAW, umat Islam telah membuktikan peran besar mereka sebagai perantau yang berkontribusi bagi dakwah dan peradaban.

“Hijrah ke Habsyah adalah salah satu bentuk diaspora awal dalam Islam. Begitu pula hijrah ke Madinah, yang justru menjadi titik awal lahirnya masyarakat Islam yang kuat. Dari sinilah kita belajar bahwa perantauan bukanlah keterputusan, melainkan kelanjutan perjuangan,” jelasnya.

Menurut beliau, mahasiswa Indonesia di luar negeri hari ini memiliki tanggung jawab moral dan spiritual yang sama. Keberadaan mereka bukan hanya untuk menuntut ilmu, tetapi juga bagian dari amanah dakwah dan pengabdian, baik bagi umat setempat maupun bagi tanah air yang mereka tinggalkan.

*Potensi Diaspora di Era Teknologi: Menembus Batas Jarak*

Setelah itu, Ustadz Ihsanul Fikri mengajak peserta menatap masa kini dan masa depan. Ia menyoroti betapa besar peluang yang dimiliki diaspora Indonesia, terutama di era digital saat ini.

“Hari ini, teknologi telah menjembatani jarak. Diaspora tidak lagi terhalang oleh batas geografis. Dari Kairo, dari Timur Tengah, bahkan dari benua mana pun, kita bisa tetap hadir untuk bangsa. Ilmu bisa dibagikan, gagasan bisa disebarkan, jejaring bisa dibangun, dan kontribusi nyata bisa terus mengalir,” ujarnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa diaspora memiliki dua kekuatan strategis: modal intelektual dan modal jaringan. Di luar negeri, mahasiswa dan pekerja Indonesia memiliki akses pada ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan hubungan lintas bangsa. Jika semua ini dikelola dengan baik, diaspora dapat menjadi lokomotif yang mempercepat kemajuan Indonesia.

*Fajruna: Forum yang Menyulam Kesadaran dan Kebersamaan*

Fajruna bukan sekadar diskusi. Forum ini telah menjadi ruang belajar bersama, tempat mahasiswa Indonesia di Kairo saling menguatkan dan menyadarkan diri tentang peran yang mereka emban.

Di bawah pepohonan Bustan Thol’at yang rindang, suasana diskusi kali ini terasa akrab sekaligus reflektif. Peserta merasakan bahwa meski berada jauh dari tanah air, rasa cinta kepada Indonesia justru semakin tumbuh. Kerinduan itu melahirkan tekad untuk berbuat sesuatu, sekecil apa pun, bagi bangsa.

Acara ditutup dengan Sholat Maghrib bersama. Tidak ada sorak-sorai, tetapi tersisa cahaya semangat dalam hati setiap peserta: keyakinan bahwa diaspora adalah bagian penting dari sejarah dan masa depan Indonesia.

*Diaspora: Jembatan Indonesia dengan Dunia*

Diskusi ini meninggalkan kesimpulan kuat bahwa diaspora bukan sekadar status “perantau.” Ia adalah peran, peluang, sekaligus amanah. Mahasiswa Indonesia di luar negeri adalah duta bangsa, pembawa wajah Indonesia di mata dunia. Mereka adalah jembatan yang menghubungkan Indonesia dengan peradaban global.

Fajruna Batch ke-7 di Kairo telah menegaskan kembali pesan itu. Bahwa dari tanah rantau, cinta kepada tanah air tidak pernah padam. Justru di situlah ia ditempa, diperkuat, dan akhirnya siap untuk diwujudkan dalam kontribusi nyata.

Read more
17Apr

Seminar Maqra’ Hadirkan Ustadzah Devi Nur Azizah, Lc., Dipl.: “Satu Jam Lebih Dekat dengan Ilmu Qira’at”

17 April 2025 buutsfpib Berita, Info 73

Buuts – Forum Pelajar Indonesia Buuts (FPIB) kembali menggeliat seminar keilmuan bertajuk Seminar Maqra’ pada Rabu, 16 April 2025 di Qoah 15, Buuts Banin. Acara ini menjadi bagian dari program keilmuan FPIB yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman pelajar terhadap ilmu-ilmu Al-Qur’an khususnya dalam bidang Qira’at.

Seminar ini mengusung tema “Satu Jam Lebih Dekat dengan Ilmu Qira’at” dan menghadirkan Ustadzah Devi Nur Azizah, Lc., Dipl. sebagai pemateri. Beliau merupakan mahasiswi pascasarjana yang sedang menempuh studi S2 pada jurusan Kritik Sastra, Universitas Al-Azhar dan telah memiliki banyak pengalaman dalam bidang keilmuan, khususnya yang berkaitan dengan studi Al-Qur’an.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh Ketua FPIB, Al-Ustadz Berkah Muhammad Akbar yang menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari program kerja bidang keilmuan di bawah naungan FPIB untuk menekankan pentingnya meningkatkan kualitas diri masing-masing mahasiswa dalam perjalanan menuntut ilmu di Al-Azhar.

Acara dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi oleh Ustadzah Devi. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa memahami ilmu Qira’at tidak harus selalu rumit. “Kita cukup kembalikan ke ushul-nya, dilihat dari mushaf seperti apa. Kalau ada farsy-nya, baru dibaca berbeda,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa ilmu Qira’at memiliki manfaat yang sangat luas dan luar biasa sehingga penting bagi setiap pelajar untuk mendalaminya lebih jauh.

Setelah sesi diskusi yang berlangsung interaktif, seminar ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada pemateri sebagai bentuk apresiasi dari panitia, dan kemudian ditutup secara resmi.

Dengan terselenggaranya Seminar Maqra’, diharapkan para peserta dapat membawa pulang bekal pemahaman yang lebih kokoh tentang Al-Qur’an dan termotivasi untuk terus mengembangkan ilmu mereka selama menempuh studi di Mesir.

Read more
17Mar

Timnas Indonesia Buuts Raih Kemenangan Dramatis di Asia Cup

17 Maret 2025 buutsfpib Berita, Info, Ramadhan 102

Islamic Mission City, Cairo – Tim Nasional Sepak Bola Indonesia Buuts (dibawah naungan Forum Pelajar Indonesia Buuts – FPIB) berhasil meraih kemenangan dramatis atas Kyrgystan dalam pertandingan Asia Cup 2025.  Pertandingan yang digelar pada Sabtu, 15 Maret 2025 pukul 22.00 waktu Cairo (WLK) berakhir dengan skor imbang 1-1, dan dimenangkan Indonesia melalui adu penalti dengan skor 12-11.

Asia Cup bulan Ramadhan ini diselenggarakan oleh Markaz Syabab Madeenat Buuts (Pusat Pemuda Kota Buuts), sebuah divisi di bawah naungan Al-Azhar yang berfokus pada pemberdayaan pemuda.  Turnamen ini selain bertujuan untuk meningkatkan kualitas olahraga juga membawa misi dalam mempromosikan persahabatan antarnegara.

Timnas Indonesia Buuts, yang dikenal dengan bakat ciamiknya, menampilkan permainan yang gigih dan penuh semangat.  Meskipun skor akhir menunjukkan pertandingan yang ketat, Timnas Indonesia Buuts menunjukkan soliditas tim dan mental juara dalam menghadapi adu penalti.

Timnas Indonesia Buuts akan melanjutkan perjuangannya di putaran babak kedua Asia Cup pada Rabu, 19 Maret 2025.  Publik sepak bola menantikan penampilan selanjutnya dari tim ini.

Narasumber: Muhammad Nasir Putra, Penulis: Aisharullisan

Read more
17Feb

Bukan Sekadar Orientasi! Ormaba Buuts 2025 Cetak Pemimpin Baru

17 Februari 2025 buutsfpib Berita, Info 98

Kairo – Setelah rangkaian acara Orientasi Mahasiswa Baru Buuts 2025 terselenggara, hari ini digelar penutupan di Hadiqoh Ad-Dawleyya, Heyy Sabi’, Nasr City, pada Ahad, 16 Februari 2025. Acara ini menjadi momentum penting dalam membangun solidaritas dan kesiapan mahasiswa baru dalam menghadapi kehidupan di Al-Azhar.

Dengan mengusung tema “Bekal Diri Menjadi Azhari Sejati”, Ormaba Buuts 2025 menghadirkan rangkaian kegiatan yang tidak hanya menghibur tetapi juga memperkuat karakter dan kepemimpinan mahasiswa. Fun games yang diadakan mencairkan suasana dan mempererat hubungan antar mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Puncak acara adalah pemilihan ketua angkatan, yang diikuti oleh sembilan kandidat dari berbagai jalur keberangkatan. Setelah melalui proses pemilihan yang kompetitif, akhirnya terpilihlah ketua angkatan mahasiswa baru tahun ini, dengan formasi yakni Muhammad Rizka Fadly sebagai Ketua Umum, Teuku Alfiana sebagai Ketua I, Azida Rachma sebagai Ketua II dan Fadhilah Husna sebagai Ketua III. Keempatnya diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara mahasiswa dan mahasiswi baru serta membangun atmosfer akademik yang lebih kondusif.

Dalam sesi sambutan oleh ketua Forum Pelajar Indonesia Buuts (FPIB), beliau berharap kepada para mahasiswa dan mahasiswi baru bahwa keberagaman jalur harus dimanfaatkan sebagai kekuatan, bukan perpecahan. “Kami berharap dengan banyaknya jalur, kalian membuat kekuatan baru seperti pelangi yang mempunyai banyak warna. Jangan sampai karena banyaknya jalur itu membuat kalian terpecah karena kita ada di satu atap, satu naungan yaitu Forum Pelajar Indonesia Bu’uts (FPIB).” Jelas Rafi Satrio Putra sebagai ketua FPIB.

Dengan terpilihnya ketua angkatan yang baru dan selesainya Ormaba Buuts, mahasiswa dan mahasiswi baru kini bersiap memasuki dunia akademik dengan semangat baru dan kesadaran akan tanggung jawab besar yang mereka emban.

Oleh: Nuraaisyah

Read more
11Feb

Siap Bermisi! 118 Penerima Beasiswa Universitas Al-Azhar Ikuti Orientasi

11 Februari 2025 buutsfpib Berita, Info 101

Kairo, Mesir – Hari ini, Senin (10/2/2025), bertempat di Qoah 7, menandai dimulainya Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Al-Azhar (ORMABA BUUTS). Orientasi ini diadakan oleh Forum Pelajar Indonesia Buuts (FPIB) sebagai wadah perkenalan mahasiswa baru mengenai segala sesuatu yang berkenaan dengan Al-Azhar dan kehidupan di Mesir.

Dengan mengusung tema “Bekal Diri Menjadi Azhari Sejati,” kegiatan ini menjanjikan pengalaman tak terlupakan bagi para mahasiswa baru. “Kita semua di sini satu baju, jangan pernah ada yang membeda-bedakan,” jelas Kak Devi Nur Azizah, salah satu pendiri FPIB.

ORMABA BUUTS dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang relevan, memastikan mahasiswa siap menghadapi tantangan ke depan. Demisioner Badan Otonom KPBA (Komite Pemberkasan Beasiswa Al-Azhar), Fajar Ilman Nafi’ menegaskan, “Berapa pun umur kalian, datang ke negeri Kinanah ini harus seperti gelas kosong! Jangan nekat! Fatal akibatnya jika tidak mengerti alur administrasi. Bertanya adalah jalan terbaik.”

Suasana akhir acara semakin aktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta. “The real ORMABA! Bermanfaat banget materinya, di luar ekspektasi,” kata Almas, salah seorang peserta.

Pada hari pertama ini rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai materi penting untuk membekali mahasiswa baru, diantaranya pengenalan Forum Pelajar Indonesia Buuts (FPIB), penjelasan terkait Komite Pemberkasan Beasiswa Al-Azhar (KPBA), serta informasi mengenai keamanan, kesehatan, dan keazharan. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 16 Februari 2025 dan ditutup dengan pengangkatan ketua angkatan mahasiswa baru.

Dengan bekal yang diberikan, mereka diharapkan menjadi generasi Azhari yang berintegritas, berwawasan luas, serta mampu membawa manfaat bagi masyarakat

Oleh: Aisharullisan

Read more
29Jan

Era Baru Forum Pelajar Indonesia Buust (FPIB): Siap Bawa Perubahan Positif

29 Januari 2025 buutsfpib Berita 110

Kairo, Mesir – Forum Pelajar Indonesia Buust (FPIB) telah memberikan wajah baru organisasi pada acara Pelantikan Dewan Pengurus Baru periode 2025 yang bertepatan pada (28/01/2025) di Aula Daha KMJ. Pelantikan wajah baru kepengurusan FPIB dan Badan Usaha Milik FPIB (BUMF) ini tak lain untuk mengestafetkan nilai-nilai organisasi dan merealisasikan visi dan misi organisasi.

Era baru kepengurusan FPIB diusung oleh Berkah Muhammad Akbar sebagai Ketua Umum, Rafi Satrio Putra sebagai Ketua I, Rizka Salzabila sebagai Ketua II, dan Aisyah Putri Adzkia sebagai Ketua III. Sedangkan wajah baru BUMF adalah Muhammad Elangga Buana sebagai Ketua I, dan Aisyah Maharani sebagai Ketua II.

Pelantikan ini disambut dengan pidato inspiratif dari Dewan Konsultatif FPIB ustadz Husni Mubarak, Lc., yang menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi setiap formasinya dalam membawa organisasi menuju masa depan yang lebih baik.

Bara semangat 67 Dewan Pengurus FPIB dan 7 BUMF yang baru berkomitmen untuk bekerja dengan dedikasi tinggi demi kemajuan organisasi dan tercapainya visi dan misi bersama. Seperti yang digambarkan wajah baru FPIB dalam pidatonya “Amanat bukanlah urusan yang mudah, namun dengan kebersamaan dan keikhlasan kita bisa mewujudkan kegiatan-kegiatan yang positif”.

Dengan tekad membaja, seluruh pengurus baru berkomitmen untuk bekerja dengan dedikasi tinggi demi kemajuan organisasi. Selamat atas pelantikan ini, semoga seluruh pengurus baru dapat memberikan kontribusi terbaik bagi FPIB.

Penulis : aisharullisan

Read more
25Nov

FPIB Gelar Bakti Sosial, Wujud Dedikasi Islam untuk Masyarakat

25 November 2024 buutsfpib Berita 128

Kamis, 14 November 2024 – Forum Pelajar Indonesia Buuts (FPIB) melalui Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) sukses menggelar kegiatan bakti sosial sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Acara ini terlaksana atas kerja sama dengan lembaga sosial lokal di Mesir, di antaranya Dār Aytam dan Jam’iyah Risalah Li-l-A’mal Khairiyah.

Pada kegiatan bakti sosial pertama, bantuan disalurkan ke Dār Aytam yang berlokasi di Asyir. Sedangkan pada Kamis, 14 November 2024, bantuan disalurkan ke Jam’iyah Risalah Li-l-A’mal Khairiyah yang berkantor di daerah 16 Oktober dengan cabang di Abbas Aqad.

Acara ini berlangsung hanya dalam satu hari, tetapi persiapannya dilakukan dengan matang selama satu minggu. Para anggota FPIB aktif mengumpulkan berbagai donasi seperti pakaian layak pakai, alat tulis, buku bacaan, dan barang-barang lainnya. Dengan penuh semangat, mereka mengemas dan menyalurkan bantuan kepada lembaga yang dituju.

Momen penyerahan bantuan bakti sosial oleh pengurus FPIB

Selain penyerahan bantuan, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah. Ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian antar sesama umat Nabi Muhammad.

“Acara ini adalah bentuk nyata dedikasi nilai-nilai Islam dan pengabdian kami, FPIB, kepada masyarakat sekitar. Kami berharap, FPIB terus menjadi jembatan penghubung, wadah penyalur, serta tangan penebar kebaikan bagi anggotanya dan lingkungan sekitar,” ujar salah satu perwakilan FPIB.

Meskipun persiapan berjalan dengan baik, panitia menghadapi sejumlah kendala teknis yang berhasil diatasi berkat kerja sama tim. Antusiasme anggota FPIB dan masyarakat menjadi kunci kesuksesan acara ini.

Dengan terlaksananya bakti sosial ini, FPIB berharap dapat terus berkontribusi secara aktif dalam kegiatan serupa di masa depan.

Penulis & Editor : Dimas Dwi Gustanto

Read more
15Nov

FPIB Sukses Gelar Short Course Pemikiran Islam di Kairo, Kupas Tantangan Modernitas terhadap Umat Islam

15 November 2024 buutsfpib Berita, Info 149

Kairo, Mesir – Forum Pelajar Indonesia Buuts (FPIB) dengan sukses menyelenggarakan acara bertajuk “Short Course Pemikiran Islam” pada Rabu dan Kamis, 13-14 November 2024. Bertempat di Qo’ah 7 Buuts, kegiatan ini berlangsung dari pukul 14.00 hingga 16.00 CLT dan mendapat antusiasme besar dari para pelajar Indonesia di Kairo.

Acara ini menghadirkan dua tema penting yang relevan dengan tantangan umat Islam di era modern, yakni “Pengantar Orientalisme, Islamic Studies, dan Tantangan Islam di Era Modern” serta “Problem Sekulerisme dan Tantangan Umat Islam.” Kedua topik ini disampaikan secara mendalam oleh dua pembicara yang kompeten, Ustadz Lubab Hud Abdullah, Lc., dan Ustadz Muhammad Aulia Rozaq.

Ust. Lubab Hud Abdullah, Lc. (atas), dan Ust. Muhammad Aulia Rozaq (bawah).

Melalui paparan yang lugas dan interaktif, para pembicara menjelaskan bahwa orientalisme dan sekulerisme adalah dua arus pemikiran yang perlu diwaspadai oleh umat Islam. Kedua ideologi ini sering kali dikemas dalam balutan modernitas yang memikat, sehingga tanpa disadari dapat memengaruhi dan menggerus pemahaman Islam yang autentik. Peserta diajak untuk memahami dampak dari ideologi tersebut serta cara bersikap kritis terhadap pemikiran-pemikiran yang berpotensi menyimpang dari ajaran Islam.

Selain menambah wawasan, acara ini juga menjadi ruang diskusi bagi peserta untuk mendalami tantangan intelektual yang dihadapi umat Islam di tengah derasnya arus globalisasi dan modernitas. Para peserta mengaku sangat terbantu dengan pemaparan yang diberikan dan merasa lebih siap menghadapi perkembangan pemikiran yang kompleks di era kontemporer.

Penyerahan piagam oleh ketua FPIB, Arya Wira Nugraha kepada para pembicara “Short Course Pemikiran Islam”.

FPIB, sebagai penyelenggara, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman keislaman dan membekali para pelajar dengan wawasan kritis terhadap tantangan intelektual. Dengan keberhasilan acara ini, FPIB berencana untuk terus mengadakan program serupa di masa depan guna menjaga semangat belajar dan mengembangkan kapasitas intelektual pelajar Indonesia di Kairo.

Penulis : Dimas Dwi Gustanto

Read more
03Nov

Rubu’ FPIB “Sirah Nabawiyah”

3 November 2024 buutsfpib Berita, Info 142
Ustadz Fajar Ilman Nafi’, pemateri pada kajian kali ini sedang memberikan materi tentang Sirah Nabawiyah.

Buuts, Kairo — Antusiasme warga Buuts terhadap kajian Sirah semakin terasa dengan diselenggarakannya program “Rubu’ Sirah Nabawiyyah” yang dipandu oleh Ustadz Fajar Ilman Nafi’, seorang mahasiswa Prodi Sejarah Peradaban Islam dan penulis buku Mustalahat Imaroh dan Jejak-Jejak Qol’ah. Kegiatan ini direncanakan berlangsung dalam enam pertemuan yang akan digelar setiap hari Sabtu, mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB, dengan pertemuan perdana pada tanggal 2 November 2024.

Dalam program ini, peserta akan menikmati suasana kajian yang hangat di Sekretariat El-Qudwah, tepatnya di Kamar 42, Imaroh Tolaat. Kajian juga didukung dengan fasilitas seperti papan tulis, snack ringan, dan es teh untuk menambah kenyamanan peserta.

Antusiasme peserta dalam mengikuti kajian Sirah Nabawiyah

Program ini diikuti oleh belasan peserta yang antusias mempelajari sirah lebih mendalam. Salah satu peserta, Iqbal, menyampaikan kesan positifnya, “Materinya keren, pematerinya benar-benar pakar.”

Dengan semangat warga Buuts yang tinggi, diharapkan program kajian Rubu’ Sirah Nabawiyyah ini dapat menjadi wadah inspiratif dalam memperdalam ilmu sirah dan memperkuat kecintaan terhadap sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW.

Penulis : Gaza Satria Lutfi

Editor : Dimas Dwi Gustanto

Read more
    123…6
Logo FPIB Kecil Web

FPIB (Forum Pelajar Indonesia Bu’uts) merupakan forum sosial yang mewadahi seluruh pelajar Indonesia yang terdaftar di Madinatul Bu’uts Al Islamiyyah.

FPIB © All rights reserved

Kategori

  • News
  • Info

Info

  • Ijroat Adventure Minhah Dakhili
  • Ijroat Adventure Minhah Khoriji
  • Taqdim Minhah

Tentang Kami

  • About FPIB
  • Kontak